Penjual bunga flanel di Jalan Diponegoro

 Lihat Lokasi di Google Map 

Jalan Diponegoro, tempat nongkrong anak muda Pekanbaru dan rame banget kalo hari minggu, karna lokasi ini menjadi salah satu pusat kegiatan Car Free Day. Nah, malam hari, Jalan Diponegoro menjadi jalan yang romantis. Ada banyak penjual bunga yang berjejeran memanfaatkan jalan yang luas.

Para penjual bunga ini sudah muncul sejak 2-3 tahun yang lalu. Mereka berjualan dengan mobil dan parkir dipinggiran Jalan Diponegoro. Cukup rame juga, mereka bisa dijumpai sepanjang jalan dari mulai Gor Tribuana sampai Bundaran Keris.

Bunga-bunga yang dijual mayoritas adalah bunga flanel. Bunga dirangkai sedemikian rupa menjadi bentuk yang cantik. Kemudian bunga warna-warni tersebut disusun menjadi satuan buket. Ukuran buketnya beragam, ada yang kecil sampai besar.  Pernak-pernik tambahannya juga macem-macem.



Mengenai harga, semakin besar ukuran buket, maka akan semakin mahal. Bisa lebih mahal lagi jika menambahkan boneka. Paling murah satu buketnya dihargai Rp 50.000, yang mahal bisa lebih dari Rp 300.000.

Untuk harga sebenarnya variatif. Gak semua menjual dengan bentukan buket yang sama. Karena membuat bunga ini adalah soal kreatifitas, bentuk bunga bisa macem-macem. Maka itu harganya juga tidak fix. Harga selalu bisa ditawar. Negotiable!

Kalau desain buket yang ada gak sesuai dengan kemauan, BroSis juga bisa pesan dengan desain sendiri. Mau ditambah pernak-pernik apa, mau ukuran berapapun itu semua bisa diatur. Tinggal menyesuaikan saja.

Beli bunga buat apa? Well, bisa sebagai hadiah buat pacar, keluarga, ulang tahun atau wisuda.
Sudah pernah memberikan bunga ini pada yang tersayang, BroSis?
Ingin usaha BroSis di-review? Silakan baca Want Us To Write About You?
Punya informasi dan saran untuk membuat BroSisPKU lebih baik? Silakan hubungi kami via email admin@brosispku.com.
Share Artikel ini:

Admin @BroSisPKU

Programmer yang menyenangi traveling dan kulineran. Memulai Instagram @BroSisPKU sejak 5 Oktober 2014 dan belum berniat berhenti posting hingga hari ini. Bermimpi keliling dunia tapi gak lupa mengangkat nama Pekanbaru juga. Ayok kita kemana?
0 Pesan
Pesan