GO-PAY Hadirkan Ekosistem Pembayaran Non Tunai di Layanan Publik Kota Pekanbaru

PEKANBARU - Sabtu (25/5/2019) GO-PAY, fintech terdepan bagian dari ekosistem GOJEK, kembali menunjukkan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital lewat pemanfaatan teknologi. Kali ini, GO-PAY berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk mendukung digitalisasi ekonomi di Kota Pekanbaru. Kolaborasi strategis ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara GO-PAY, GOJEK, dan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Melalui kolaborasi ini, GO-PAY akan hadir di berbagai layanan publik di Kota Pekanbaru. Masyarakat akan dapat memanfaatkan metode pembayaran nontunai dengan GO-PAY untuk membayar tiket masuk destinasi wisata, transportasi publik, pajak dan retribusi, layanan kesehatan, bertransaksi di pusat UMKM, hingga bersedekah di masjid-masjid di Kota Pekanbaru.

Head of Sales GO-PAY, Arno Tse mengatakan, “GO-PAY selalu berupaya untuk memberdayakan perekonomian lokal melalui teknologi, termasuk dengan melakukan digitalisasi ekonomi di berbagai sektor. Harapannya, dengan menghadirkan teknologi pembayaran nontunai menggunakan GO-PAY diberbagai aspek kehidupan masyarakat, GO-PAY dapat membantu memaksimalkan potensi ekonomi digital di Kota Pekanbaru.”

Bank Indonesia pada awal tahun ini memproyeksikan bahwa ekonomi digital dapat menyumbang US$ 115 miliar terhadap PDB Indonesia dan pertumbuhan tenaga kerja sebesar 3,7 juta tenaga kerja pada tahun 2025. Ekonomi digital juga dipandang dapat memaksimalkan besarnya jumlah pelaku UMKM di Indonesia sehingga pertumbuhan ekonomi di Indonesia pun dapat terdorong.

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus yang hadir dalam kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi strategis yang terjalin antara Pemerintah Kota Pekanbaru dengan GO-PAY dan GOJEK. “Kami sangat menyambut baik kerja sama ini. Kami melihat bahwa pada era digital seperti saat ini, penting bagi kita semua untuk dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pertumuhan ekonomi lokal. Kehadiran ekosistem pembayaran nontunai yang diperkenalkan oleh GO-PAY di berbagai layanan publik diharapkan tidak hanya akan membantu memaksimalkan potensi ekonomi digital Kota Pekanbaru, namun juga memudahkan masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari serta meningkatkan kualitas layanan publik Kota Pekanbaru,” ujar Firdaus.

Sebagai bagian dari upaya GOJEK dan GO-PAY dalam mendukung digitalisasi ekonomi, GOJEK juga akan memberikan pelatihan dan pengembangan pelaku UMKM di Kota Pekanbaru lewat pemanfaatan aplikasi GOJEK. “Kami berusaha untuk mendorong UMKM agar bisa naik kelas dan masuk dunia digital, dan dalam upaya digitalisasi ekonomi, kami melihat pemahaman mengenai apa itu wirausaha digital sangat penting dan GOJEK sebagai pemain digital terdepan di Indonesia ingin berbagi kunci sukses kepada para pelaku UMKM di Kota Pekanbaru,” ujar VP Regional Government Relations GOJEK, Damar Juniarto.

Selain dengan Pemerintah Kota Pekanbaru, GO-PAY juga telah melakukan kolaborasi strategis dengan berbagai pemerintah kota lainnya untuk menghadirkan ekosistem pembayaran nontunai di berbagai aspek kehidupan masyarakat. Ekosistem pembayaran nontunai dengan GO-PAY telah dimanfaatkan diberbagai layanan publik di Kota Semarang, Denpasar, Banda Aceh, dan Kabupaten Belitung. “Manfaat metode pembayaran nontunai untuk layanan dan fasilitas publik sudah dirasakan oleh berbagai kota di Indonesia. Kami terus berupaya agar manfaat ini dapat dirasakan oleh lebih banyak lagi masyarakat diberbagai kota di Indonesia,” tutup Arno.
Ingin kami meliput atau menulis tentang kegiatan usaha Anda? Launching produk baru, promo, grand opening, dll? Silakan hubungi kami via email [email protected].
Share Artikel ini:
0 Pesan
Pesan