Segelas Pokat Kocok Durian dengan Topping Es Krim dan Susu Kental Manis Coklat

 Lihat Lokasi di Google Map 

Dulu Pekanbaru sempat booming dengan "cappucino cincau". Belakangan ini muncul kuliner minuman baru yaitu pokat kocok yang sudah menjamur dimana-mana. Trend minuman dingin memang mudah merajai pasar jajajan di kota Pekanbaru yang terkenal dengan suhu panasnya.

Tak sulit untuk menemui para penjual pokat kocok. Biasanya banyak yang berjualan di pinggiran jalan besar. Ada yang menggunakan gerobak, stand, sampai mobil. Paling rame ada di daerah Panam. Tepatnya disekitaran depan pagar Universitas Riau dan RSJ Tampan. Saking banyaknya membuat bingung mau pilih penjual yang mana.

Akhirnya memilih salah satu gerobak yang tertulis Mawardi Group didepannya. Gerobaknya terlihat tidak asing. Warna dan motif hijau di gerobaknya sering terlihat. Dari info staffnya, ternyata Mawardi Group ini sebuah unit usaha pokat kocok dan gerobaknya memang banyak tersebar.



Pokat kocok disini ada 2 varian: biasa dan durian. Rasanya enak, tidak terlalu manis. Pas! Teksturnya cukup halus hampir menyerupai jus. Jika memilih plus durian maka akan ditambahkan 2 keping durian dengan dagingnya yang manis. Tidak mempengaruhi rasa pokatnya, justru menambah lezat minuman ini. Diatasnya masih ditambahkan 2 scoop ice cream sebagai topingnya plus susu kental manis coklat. Sedap!



Untuk harga, Rp 10.000 pokat biasa dan Rp 15.000 jika plus durian. Pokat kocok mulai berjualan dari jam 10 pagi sampai jam 7 malam setiap harinya.

Silakan nonton video proses membuat pokat kocok durian pesanan kami.


Sudah pernah coba BroSis?
Ingin usaha BroSis di-review? Silakan baca Want Us To Write About You?
Punya informasi dan saran untuk membuat BroSisPKU lebih baik? Silakan hubungi kami via email admin@brosispku.com.
Share Artikel ini:

Admin @BroSisPKU

Programmer yang menyenangi traveling dan kulineran. Memulai Instagram @BroSisPKU sejak 5 Oktober 2014 dan belum berniat berhenti posting hingga hari ini. Bermimpi keliling dunia tapi gak lupa mengangkat nama Pekanbaru juga. Ayok kita kemana?
0 Pesan
Pesan